Blog informatif dan edukatif !

10 Kota Termacet di Dunia Terbaru 2016

10 Kota Termacet di Dunia Terbaru 2016 -- Haii sobat Ayo Kita Bikin Rame... Mari kita sama-sama menimba ilmu mengenai fenomena kemacetan di kota-kota besar di seluruh dunia. Kira-kira Indonesia masuk dalam 10 Kota Termacet di Dunia versi Castrol.

Hampir semua penduduk Jakarta pernah terjebak di tengah kemacetan. Fenomena tersebut terbukti menempatkan ibukota Indonesia di urutan teratas dalam daftar kota termacet di dunia versi Castrol. Berikut daftarnya:

10 Kota Termacet di Dunia Terbaru 2016

 10 Kota Termacet di Dunia Terbaru 2016

1. Jakarta, Indonesia

Ibukota Indonesia ini dinobatkan sebagai kota termacet di dunia. Rata-rata setiap tahunnya pengemudi kendaraan di Jakarta mengalami 33,240 start-stop alias kemacetan. Catatan ini tidak mengherankan mengingat pembangunan infrastruktur tidak sebanding dengan pertumbuhan populasi kendaraan yang saat ini menurut Polda Metro mencapai 21 juta di Jakarta.

Kota Jakarta dinobatkan sebagai kota termacet di dunia. Hal tersebut terlihat dari hasil survei yang dilakukan oleh Castrol Magnetec dengan menghitung Stop-Start Index. Kendati demikian, hasil survei tersebut dipertanyakan oleh Pengamat Transportasi Ellen Tangkudung.

Ellen mendesak Pemerintah Daerah Jakarta untuk segera mengambil kebijakan konkret yang dapat dilakukan sesegera mungkin untuk mengatasi kemacetan di Jakarta. Kebijakan konkret yang dimaksudkan adalah dengan melakukan revitalisai angkutan umum yang ada di Jakarta.

Lebih lanjut, ia menilai kebijakan tersebut bukanlah kebijakan yang sulit untuk segera dilakukan dan diterapkan oleh Pemda Jakarta.

"Yang utama sebenarnya banyak kok kebijakan yang tidak sulit seperti penambahan jumlah Busway, toh bisnya juga sudah banyak. Kemudian, revitalisasi angkutan umum yang ada," tutur Ellen saat dihubungi oleh CNN Indonesia, Rabu (4/2).

Diakui memang saat ini sudah ada beberapa upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi parahnya kemacetan di Jakarta, seperti mulai dibangunnya jalur Mass Rapid Transportation (MRT) di sejumlah jalan utama di Jakarta. Kendati demikian, hal tersebut dipandang memerlukan waktu yang lama untuk mengatasi kemacetan Jakarta.

Usaha lainnya adalah dengan mengenalkan bus layang. Bentuk bus layang mirip kereta dengan empat gerbong. Bentuknya juga mirip bus tingkat, tetapi jauh lebih besar dan lebar karena mobil-mobil lain bisa melaju di bawah bus layang. 

"Dengan pembangunan infrastruktur tidak bisa dalam waktu cepat. Mau bikin bus layang yang tengah dibangung masih tiga tahun lagi selesai. Sedangkan MRT masih empat tahun lagi. Kan macetnya hari ini," tegas Ellen.

Desakan kepada Pemda untuk segera merevitalisasi angkutan umum di Jakarta juga didukung oleh Pengamat Transportasi Tigor Nainggolan. Menurutnya hanya ada satu hal yang menjadi standar dalam proses revitalisasi, yakni membuat angkutan umum di Jakarta memiliki kualitas layaknya kendaraan pribadi.

"Ya standarisasinya, kendaraan umum harus nyaman seperti kendaraan pribadi dong. Tahu dong seperti apa?  Ya Aman, tidak bau rokok, tidak ada bau terbakar, orang asik kalau naik angkutan umum. Kemudian juga keberadaannya jelas, ada gitu loh," terangnya.

Selain itu, penerapan jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) juga dinilai dapat mereduksi kemacetan di Jakarta dalam waktu yang tidak terlalu lama. "Kalau begitu orang pakai kendaraan pribadi kan jadi mikir, nanti keluar biaya," tegasnya. (pit/pit/CNN)

10 Kota Termacet di Dunia Terbaru 2016


2. Istanbul, Turki

Ibukota Turki kebanjiran 30.000 mobil baru setiap bulan. Menurut data statistik, satu dari lima orang di Istanbul memiliki kendaraan bermotor. Tidak heran kota metropolitan di antara dua benua ini menduduki peringkat kedua dalam daftar kota termacet di dunia. Selama setahun setiap pengemudi di Istanbul harus berhenti sebanyak 32,520 kali karena kemacetan.

Kota termacet di dunia peringkat pertama jatuh pada Istanbul, Turki. Kota ini punya kemacetan terparah pada sore hari. Kendaraan yang melintasi jalan-jalan protokol di kota penghubung antara Asia dan Eropa ini menghabiskan waktu sekitar 125 jam per tahun hanya untuk macet.






3. Mexico City, Meksiko

Kota ini berada dalam peringkat kedua kota termacet di dunia sepanjang waktu. Pengemudi kendaraan bermotor di kota ini harus menghabiskan waktu sekitar satu jam untuk satu perjalanan dengan waktu tempuh sebenarnya adalah 30 menit.

Sebanyak empat juta kendaraan bermotor lalu lalang di kota Mexico City setiap harinya. Tidak heran jika kota ini juga dianggap sebagai salah satu kota dengan polusi udara terburuk di dunia. Dalam Castrol Index, pengemudi di Mexico City mengalami 30,840 stop dan start setiap tahun.


Kota Termacet di Dunia Terbaru 2016

4. Surabaya, Indonesia

Surabaya mencatat 4,5 juta kendaraan dengan penambahan sekitar 17.000 kendaraan baru setiap bulannya. Penyebab kemacetan terbesar di ibukota provinsi Jawa Timur ini adalah motor yang jumlahnya mencapai 3,6 juta unit. Jika melihat pertumbuhan jumlah populasi kendaraan yang mencapai 209.000 unit per tahun, dalam lima tahun ke depan situasi lalulintas Surabaya akan memasuki wilayah kritis.

Semakin tingginya tingkat kemacetan di Surabaya berpotensi menimbulkan kerugian materiil. Menurut perhitungan pakar statistik, Kresnayana Yahya, akibat padatnya lalulintas sekitar Rp 1 triliun bisa menguap per harinya.

“Perputaran uang di Surabaya mencapai Rp 4 trilliun tiap harinya, karena kemacetan menguap sekitar 25 persen, berarti sekitar Rp 1 trilliun yang hilang,” katanya saat dihubungi, Kamis (23/9).

Menurutnya, jumlah tersebut masuk dalam kategori unpredictional cost yang hilang ketika distribusi barang. Dampaknya, distribusi barang melambat sehingga stok barang tidak bisa lancar. Jika semakin parah, distribusi yang terhambat bisa mengakibatkan kenaikan barang akibat stok yang menipis.

“Selain berdampak pada sisi harga, omzet perdagangan dipastikan menurun terkena dampak kemacetan,” katanya.

Krenayana menilai kemacetan selain disebabkan ketidakmapanan infrastruktur juga dikarenakan lambatnya proses administrasi dalam proses bongkar muat. Jika ditelisik, kata dia, kemacetan sudah dimulai semenjak proses bongkar muat. Proses yang panjang mengakibatkan biaya yang harus dikeluarkan menjadi membengkak. Baik dari segi tenaga kerja maupun biaya transportasi. “Opportunity cost-nya menjadi lebih besar karena proses yang panjang akibat kemacetan tersebut, penjualan pun bisa menurun,” katanya.

Secara terpisah, Pengamat Regional Economic Development Institute (REDI), Indra Nur Fauzi mengatakan kemacetan secara kasat mata pasti akan menyebabkan kenaikan konsumsi bahan bakar. ( news.viva.co.id )



5. St. Petersburg, Rusia

Kota di Rusia lainnya dengan tingkat kemacetan terparah saat jam-jam sibuk adalah Saint Petersburg. Mereka harus bersiap untuk menghabiskan waktu sekitar 110 jam untuk menunggu kemacetan dalam waktu setahun.

St. Petersburg sejatinya memiliki sistem transportasi publik yang sangat memadai. Sekitar 2,5 juta penumpang tercatat menggunakan layanan kereta bawah tanah, Metro, setiap harinya. Dengan jumlah penduduk yang berkisar lima juta, angka tersebut sebenarnya sudah sangat baik. Tapi tingginya angka lalulintas pegawai yang tinggal di luar kota membuat padat jalan-jalan di St. Petersburg


6. Moskow, Rusia

Kecepatan rata-rata kendaraan di Moskow tercatat maksimal 3 kilometer/jam. Serupa dengan Jakarta, ibukota Rusia ini kewalahan menghadapi ledakan pembelian kendaraan yang melonjak dalam satu dekade terakhir. Kendati memiliki sistem transportasi yang memadai, Moskow tertinggal dalam urusan pembangunan infrastruktur. Menurut pemerintah kota, ruas jalan yang ada cuma mampu menampung 30% kendaraan.

Moskow adalah masuk 10 Kota Termacet di Dunia Terbaru 2016 dengan tingkat kemacetan terparah di dunia sepanjang waktu. Saat sore hari, ketika jam-jam sibuk, para pengendara kendaraan bermotor harus menambah waktu lebih dari 31 menit karena kemacetan yang parah.


7. Roma, Italia

Roma terkenal sebagai kota yang indah dan punya banyak destinasi bersejarah. Namun, kota ini pun identik dengan kemacetan parah. Macet sudah menjadi masalah serius untuk turis di sana!Jalanan di Roma sudah padat oleh mobil, ditambah dengan jalanan yang sempit. Situasi tersebut terus memburuk dalam beberapa tahun terakir.

Pemerintah setempat juga belum mengadakan perluasan jalan. Bahkan, jalanan di Kota Roma sudah dianggap tua dan harus diperluas agar mengurangi kemacetan.

Sejak bertahun-tahun kota Roma di Italia mencoba mengatasi masalah lalulintas berupa minimnya jumlah transportasi publik dan rasio kendaraan bermotor per kapita yang tertinggi kedua di Italia. Negeri di selatan Eropa itu sendiri tercatat sebagai negara dengan tingkat kepadatan kendaraan tertinggi di dunia. Terdapat nyaris 600 kendaraan bermotor untuk setiap 1000 penduduk Italia. 


8. Bangkok, Thailand

Kebijakan bekas PM Takhsin Shinawatra yang memangkas pajak buat pembeli kendaraan baru turut menambah runyamnya kondisi lalulintas di Bangkok. Sejauh ini kota berpenduduk sekitar 14 juta jiwa itu memiliki hampir delapan juta kendaraan. Castrol Index mengklaim setiap pengemudi di Bangkok menghabiskan 36 persen dari waktu perjalanan terjebak di tengah kemacetan.



9. Guadalajara, Meksiko

Menurut Castrol Index, pengemudi di Guadalajara mengalami 24,840 start-stops per tahun. Artinya lebih dari 30% waktu perjalanan dihabiskan di tengah kemacetan. Guadalajara mencatat rasio kepemilikan kendaraan terbesar di Meksiko. Tercatat satu dari empat orang di kota ini memiliki mobil atau motor.



10. Buenos Aires, Argentina

Dari tiga juta penduduk Buenos Aires, tercatat dua juta kendaraan yang berlalu lalang di jantung kota setiap harinya. Castrol Index mengklaim setiap pengemudi di ibukota Argentina ini mengalami 23,760 start-stops setiap tahunnya.

Demikianlah informasi 10 Kota Termacet di Dunia Terbaru 2016 kami rangkum dari berbagai sumber terutama dw.com/p/1EVr8  dll. Semoga saja informasi dari Ayo Kita Bikin Rame diatas bisa bermanfaat buat kita semua, terutama untuk pemerintah sebagai masukan agar kota-kota yg ada di Indonesia untuk segera dicarikan solusi terbaik baik untuk jangka pendek dan jangka panjang. Sekian dan terima kasih, jangan lupa like dan sharenya...

Back To Top